Dua Kasus Ini Yang Dianggap Berat Oleh Irjen Tito

Dua Kasus Ini Yang Dianggap Berat Oleh Irjen Tito

Flash Boat – Irjen Pol Tito Karnavian yang merupakan Kapolda Metro Jaya resmi berhenti dari jabatannya dan bakal mendapatkan pekerjaan baru juga sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Jabatan yang merupakan Kapolda juga dilimpahkankan pada Irjen Pol Moechgiyarto. Dalam sambutannya ketika pisah sambut Kapolda Metro Jaya, Tito juga sempat curhat dan menceritakan kesan soal gimana mengurus dan menjaga Ibu Kota tatkala 10 bulan periode tugasnya.

Tuturnya, selama nyaris 10 bulan tugas di Jakarta sungguh amat berkesan. Jakarta, kata Tito mempunyai dinamika yang lumayan tinggi, ruang berkumpul segala hal kehidupan, dan kumpulan masalah yang kompleks juga. Sehingga menaruh tantangan tersendiri baginya. Jadi apabila kata orang, ini Jakarta yang merupakan pusat ekonomi politik, sosial, budaya, bercampur dan amat heterogen sekali. Dan itu mewarnai tugas kepolisian di Jakarta itu teramat menarik, terangnya.

Apabila kasus kriminil aku sudah di sini dan telah sering menghadapi itu. Jadi kasus perampokan, pembunuhan ada saja belum lagi berunjuk rasa, tiap hari tentu ada. Selanjutnya kasus yang rawan dikit entah itu yang berkaitan selebriti ada saja di Jakarta, menurutnya. Namun, dari sederet masalah-masalah itu, kemacetan dan banjir yang rupanya membuat Tito frustasi.

Dirinya mengaku tidak sanggup menyelesaikan dan memikirkan dua masalah klasik ini sendirian. Apabila telah masalah banjir, macet aku jujur agak sedikit stres. Dikarenakan apa? Dikarenakan aku tak mampu menyelesaikan sendiri. Ini mesti melibatkan sekian banyak Lembaga, tegasnya.