ISIS Terapkan Peraturan Budak Wanita Wajib Diperkosa 10 Militan

ISIS Terapkan Peraturan Budak Wanita Wajib Diperkosa 10 Militan

Flash Boat – Salah satu pemimpin kelompok teror Negeri Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyebut setiap militan wajib mempunyai budak perempuan juga sebagai pemuas nafsu. Dirinya mengemukakan perempuan budak yang telah diperkosa 10 militan telah resmi menjadi muslimah. Korban perbudakan paling banyak menimpa wanita etnis Yazidi yang dianggap kafir. Syeikh Baba, salah satu tokoh warga Yazidi, membenarkan tidak sedikit anggota keluarga mereka yang wanita diculik buat dijadikan budak nafsu.

Mereka para militan dari ISIS membawa wanita-wanita kami, rumah kami, serta keluarga kami. Mereka bahkan lakukan kekerasan pada perempuan, ujar Syeikh Baba. Satu Orang korban yang sukses kabur mengemukakan para militan bakal memaksa para budak masuk Islam sesudah memperkosanya. Kabarnya, ada imbauan tercatat dari pimpinan khilafah.

Siapa saja yang tak masuk Islam, mereka dapat membunuh yang laki-laki, dan menikahi wanitanya. Mereka bakal membuat perang. Mereka juga membuat peraturan, di mana satu orang perempuan Non-Islam langsung bakal jadi muslimah seandainya 10 militan memperkosanya, kata salah satu bekas budak ISIS yang dirahasiakan namanya. Wanita etnis Yazidi ini telahdiperkosa oleh 11 orang militan kala diculik dari desanya tahun dulu.

Pihak ISIS sendiri tak menampik mengenai peraturan yang beredar luas tersebut lantaran mereka menilai bahwa mayoritas warga Yazini merupakan pemeluk agama Nazrani. Berdasarkan laporan dari pihak PBB, diprediksi ada sejumlah 3.500 orang yang menjadi tahanan juga sebagai budak di Irak oleh para militan ISIS.