Makanan Thailand Pemicu Penyakit Berbahaya

Makanan Thailand Pemicu Penyakit Berbahaya

Flash Boat – Koi plaa merupakan makanan khas Thailand yang biasa dimakan penduduk di dataran tinggi Isaan, di timur laut Negara Gajah Laut. Jumlah warga di sana merupakan sepertiga dari komunitas keseluruhan, mayoritas merupakan etnis Lao. Wilayah itu kering, miskin, dan jauh dari laut. Isaan ternama dengan kulinernya yang kreatif dan juga pedas, dengan menggunakan bahan-bahan yang ada termasuk juga koi plaa.

Makanan itu dibuat dari ikan-ikan mungil yang diperoleh dari sungai dan danau yang dirajam halus, di tambah bumbu, perasan jeruk nipis, serta semut merah yang masih dalam kondisi hidup. Kemudian diaduk rata memakai tangan dan disuguhkan mentah-mentah. Sajian tersebut amat terkenal namun, mengandung bahaya mematikan yakni kanker. Kanker sendiri jarang berkembang sebelum seorang mencapai umur 50 tahun.

Kurang Lebih 2.000 pasien setiap tahun dengan kasus kanker hati tipe khusus yang dinamakan cholangiocarcinoma terjadi. Hanya kurang lebih 200 pasien yang sanggup diobati, rata-rata lewat operasi dengan memotong tumor pada liver atau hati. Yang lain diberikan perawatan seadanya dengan pengurang rasa sakit pada saluran empedu.

Berkaitan daur hidup cacing hati, larva yang tertanam dalam daging ikan, dimakan dan tumbuh jadi cacing dewasa di dalam hati. Telur setelah itu dikeluakan kembali ke air dimana mereka dikonsumsi oleh siput sebelum larva kembali ke badan ikan. Dari sana ditemukan, tidak sedikit orang tua mempunyai tingkat infeksi tinggi, yang menunjukkan mereka tetap konsumsi koi plaa mentah.