Tradisi Mencuci Pusaka Gamelan Di Keraton Kanoman Cirebon

Tradisi Mencuci Pusaka Gamelan Di Keraton Kanoman Cirebon

Flash Boat – Indonesia memang kaya akan tradisi dan kebudayaan peninggalan nenek moyang yang harus dijaga dimana setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Salah satunya seperti kebudayaan yang masih kental terjaga di Keraton Kanoman yang berada di Cirebon. Ditempat tersebut memiliki sejumlah benda pusaka dengan berbagai sejarahnya seperti pusaka yang berbentuk gamelan yang diberi nama gamelan sekati.

Gamelan tersebut dibunyikan atau ditabuh hanya sekali dalam satu tahun seperti yang terlihat dalam peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW pada 20 Desember 2015 lalu. Seperti umumnya satu set gamelan terdiri dari sejumlah alat music seperti boning, rincik, beduk, gong besar ataupun yang lainnya. gamelan sekati merupakan gamelan tua yang dikatakan memiliki usia 500 tahun.

Meski demikian suara yang dihasilkan tetap merdu yang mampu menghipnotis pendengarnya seakan hanyut dalam suasana yang menyejukkan hati. Dalam acara tersebut turut dicuci yang memang sudah menjadi agenda tahunan Keraton Kanoman atau yang disebut dengan ritual Nyiram Gong Sekati. Acara itupun juga menyita banyak perhatian masayarakat sekitar yang turut antusias mengikuti jalannya ritual.

Menurut keterangan juru bicara keratin, acara ritual tersebut bukan hanya untuk membersihkan gamelan saja namun lebih dimaknai sebagai ajang untuk kebersamaan antara para kelyarga ketaron, abdi dalem serta masyarakat yang membaur menjadi satu. Sementara pencucian dilakukan bersamaan dengan hari besar agama juga dimaknai sebagai sebuah filosofi untuk mendekatkan hubungan antara manusia dengan Tuhan Sang Pencipta.