Typo Gagalkan Hacker Rampok 11,5 Triliun

Typo Gagalkan Hacker Rampok 11,5 Triliun

Flash Boat – Kesalahan penulisan kata ini banyak yang membuat orang kena malu, terutama pada sosial media. Grup Hacker yang baru-baru ini menyerang akun Bank Bangladesh. Dikutip dari Softpedia pada empat hari yang lalu dilaporkan sebuah grup hacker misterius berhasil membobol akun Bank Bangladesh yang ada di Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve Bank.

Rekening bank negara Bangladesh ini sendiri diklaim berisi USD 20Miliar atau Rp 260 Triliun lebih. Sekitar tanggal 4-5 maret yang lalu, hacker berhasil menyerang rekening Bangladesh dan melakukan transfer ke beberapa rekening di berbagai bank di dunia. Setidaknya sudah ada empat transaksi yang berhasil dilakukan itu dialamatkan ke beberapa kasino di Filipina.

Untungnya, sebelum transaksi lain selesai terkirim, pihak hacker ceroboh dan salah menulis penerimaan transfer yang seharusnya Shalika Foundation ditulis menjadi Shalila Fandation. Sehingga kesalahan tersebut terdeteksi oleh Bank Jerman.

Bank Jerman lalu memberitahukan kesalahan mencurigakan ini ke pihak Federal Reserve di Amerika. Bank sentral Amerika itu lantas menghubungi bank Bangladesh untuk mengkonfirmasi pengiriman uang dalam jumlah besar itu. Setelah mengetahuio Bangladesh tidak merasa mengirim uang itu, Bank Sentral Amerika langsing membatalkan sisa transaksi lain yang totalnya mencapai Rp 11,5 Triliun.